4 Strategi Pemasaran Bisnis Paling Jitu

uang-digital
Uang Digital

Memasarkan produk atau jasa merupakan hal yang penting dan wajib dilakukan saat berbisnis. Pasalnya, jumlah penjualan tersebut akan berpengaruh terhadap keuntungan yang Anda dapatkan. Bila hanya sedikit produk yang laku, maka Anda akan mengalami kerugian, kan? Oleh sebab itu, kunci sukses keberhasilan sebuah bisnis adalah pemasaran.

Dari pada Anda pusing memikirkan bagaimana cara meningkatkan penjualan produk, lebih baik Anda memeraktikan empat strategi pemasaran bisnis paling jitu berikut ini.

Melakukan promosi

Seperti yang telah dijelaskan di atas, promosi adalah bagian paling penting untuk meningkatkan penjualan produk Anda. Staregi pemasaran bisnis yang kreatif dan menarik akan membuat konsumen terpikat untuk membeli atau mencoba produk dan jasa yang Anda tawarkan. Anda bisa melakukan promosi diberbagai media, mulai dari muut ke mulut, media cetak hingga media elektronik.

Bukan hanya itu, Anda juga harus memperhatikan strategi pemasaran bisnis dari pesaing Anda. Hal ini agar Anda tidak kalah bersaing dan mampu melakukan inovasi yang lebih dari apa yang kompetitor Anda lakukan.

Pilih lokasi bisnis strategis

Jika Anda memilih untuk membuka bisnis secara offline, maka yang harus Anda pikirkan ialah memiliki lokasi bisnis yang strategis. Semakin strategis lokasi bisnis Anda, maka akan semakin konsumen yang datang ke toko. Tentu saja hal ini berbanding lurus dengan jumlah penjualan Anda, semakin banyak konsumen, maka akan semakin banyak produk dan jasa yang laku di beli oleh mereka. Sebuah strategi pemasaran bisnis yang sempurna, kan?

Kenali pelanggan Anda

Percaya atau tidak, inspirasi untuk melakukan inovasi yang paling baik berasal dari kostumer Anda sendiri. Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda untuk mengenali konsumen Anda sendiri. Strategi pemasaran ini bukan hanya untu sekadar inovasi, dengan mengenali konsumen Anda juga bisa menentukan harga jual, lho. Misalnya, jika Anda membangun toko di kawasan elit, mungkin harga yang sedikit mahal tidak terlalu bermasalah. Tetapi, bila Anda membuka toko di kawasan masyarakat kelas menengah, rasanya harga yang mahal tidak akan menarik mereka untuk membeli, kan?

3 Keuntungan Mengirim Uang Lewat Alfamart

uang-digital
Uang Digital

Cukup banyak layanan penyedia jasa transfer uang yang hadir di Indonesia. Hal ini dikarenakan jumlah transaksi transfer/ mengirim uang yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia meningkat dengan cukup pesat.

Jenisnya pun beragam, mulai dari pengiriman online lewat bank hingga secara tunai. Pengiriman online melalui bank, adalah yang paling populer. Namun sayangnya, di masih banyak orang yang tidak memilikinya, terutama mereka yang tinggal di pedesaan atau awam dengan hal tersebut.

Hal ini menghambat mereka yang ingin melakukan pengiriman dan penerimaan uang. Tapi kamu tidak perlu khawatir, sekarang kamu bisa kirim dana lewat Alfamart tanpa memiliki rekening. Ada pula keuntungan lainnya, berikut ulasannya :

1. Tersedia di 13 ribu Cabang Alfamart di Indonesia

Jarak yang jauh merupakan salah satu faktor yang membuat banyak orang sulit untuk melakukan transaksi pengiriman uang. Pasalnya, masih cukup banyak daerah di Indonesia yang tidak terjangkau oleh Bank. Namun, dengan transfer lewat Alfamart melalui TrueMoney Anda bisa melakukannya di cabang Alfamart terdekat. Alfamart telah memiliki lebih dari 13 ribu gerai di seluruh Indonesia dan menjangkau hingga daerah pelosok. Lokasinya juga strategis karena membaur dengan tempat tinggal masyarakat dan biasanya juga mudah diakses hanya dengan berjalan kaki.

2. Transfer Dana Lewat Alfamart Tanpa Rekening

Masih cukup banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki rekening bank. Namun, TrueMoney memberikan jawaban kemudahan transfer uang tanpa nomor rekening. Sekarang semua masyarakat Indonesia bisa lebih leluasa saat ingin mengalokasikan dana untuk kebutuhan keluarga yang berada jauh di luar kota, atau hanya mau berbagi kebahagiaan. Caranya cukup mudah, Anda sebagai pengirim uang hanya perlu menggunakan kartu identitas asli seperti KTP, SIM atau Paspor yang masih berlaku dan nomor telepon aktif. Setelah itu, Anda bisa mengunjungi Alfamart terdekat dan membawa serta dana yang mau dikirimkan. Temui kasir di sana, lalu ia akan meminta Anda mengisi formulir dengan lengkap dan valid, beserta informasi penerima uangnya. Berikan uang yang akan dikirimkan dan jangan lupa untuk membayar biaya administrasi.

3. Uang Pengirim Akan Disetorkan Secara Tunai

Lewat Alfamart, Anda bisa menyetor uang dengan tunai. Uang tunai yang bisa Anda kirim dimulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 5 juta dengan biaya administrasi yang tidak lebih dari Rp 25 ribu. Penerima uang kiriman dari Anda akan mendapatkan uangnya secara utuh tanpa dipotong biaya administrasi.

Nah, itulah 3 keuntungan dari mengirim transfer lewat alfamart. Layanan ini memiliki berbagai keuntungan, mulai dari keefektifan hingga fleksibilitas yang sangat membantu bertransaksi menjadi lebih mudah. Jadi, yuk mulai transfer uang lewat Alfamart.

3 Cara Mudah Transfer Uang Tanpa Menggunakan Rekening

uang-digital
Uang Digital

Bagaimana cara aman untuk transfer uang tanpa rekening ? Pertanyaan ini masih sering dialami oleh sebagian orang yang memang belum memiliki rekening. Walaupun tidak melibatkan adanya rekening namun ada satu syarat yang wajib anda siapkan yaitu dokumen identitas asli bisa berupa KTP atau SIM.

Berikut adalah 4 cara paling populer saat ini yang dapat dipilih sebagai cara mengirimkan uang meskipun tidak memiliki rekening.

#1 Kirim uang dengan wesel pos

Cara aman yang pertama ini terbilang cukup kuno dan sudah ada sejak puluhan tahun silam yang mana prosesnya agak sedikit lambat karena pihak pos penerima akan mengantarkan wesel secara manual ke alamat yang dituju.

Pengirim perlu mendatangi kantor pos terdekat kemudian mengisi formulir pengiriman wesel sesuai data asli beserta jumlah uang ditambah biaya pengiriman.

Penerima dapat mencairkan uang melalui kantor setelah ada pemberitahuan kiriman dari pihak pos dengan membawa identitas sesuai dengan yang dituju oleh si pengirim.

#2 Melalui teller bank

Cara yang kedua ini berlaku jika pihak pengirim tidak mempunyai rekening namun si penerima masih memiliki rekening aktif. Apapun jenis rekening yang akan menerima bisa dikirim melalui bank apapun dengan ketentuan dan biaya pengiriman yang berbeda beda.

Anda cukup mendatangi bank secara langsung untuk melakukan pengiriman melalui teller yang akan memberikan formulir dan anda akan dikenakan biaya administrasi.

Untuk pengiriman dari bank dan kepada pemilik rekening bank sejenis prosesnya akan sangat cepat bahkan dalam hitungan menit uang pasti akan sampai.

#3 Kirim Uang Melalui TrueMoney di Alfamart

Pilihan berikutnya untuk bisa mengirimkan dana tidak menggunakan rekening bank adalah dengan memakai layanan TrueMoney di Alfamart. Layanan ini merupakan cara aman yang termudah karena banyaknya gerai Alfamart yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, prosesnya juga berlangsung sangat cepat. Penerima uang bisa mengambil uangnya di Alfamart terdekat saat itu juga. Layanan ini merupakan cara aman untuk mentransfer dana tidak menggunakan rekening yang paling modern.

Setelah mengetahui 3 alternatif cara aman mengirimkan uang tanpa rekening, maka melakukan transaksi keuangan saat ini begitu mudah dan praktis dengan tingkat keamanan yang cukup terpercaya.

Inilah 4 Tips Belanja Baju Online yang Harus Kamu Tahu!

uang-digital
Uang Digital

Perkembangan teknologi mempermudah manusia untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah belanja baju online.

Belanja baju online sedang marak dilakukan oleh orang-orang. Selain lebih praktis, berbelanja baju online juga bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Cukup mengakses toko online favorit, kamu dapat mencari baju dengan harga terendah.

Kamu bisa langsung membayar barang yang kamu pilih. Tak perlu repot mengambil barang, karena baju yang kamu pilih bisa langsung di kirim ke tempat tinggal kamu.

Tapi untuk barang yang satu ini, orang-orang agak takut untuk belanja secara online. Mereka cemas pakaian yang dibeli tidak sesuai dengan perkiraan. Misalnya, bajunya terlalu sempit atau bahannya yang tidak nyaman.

Agar lebih aman, simak tips-tips berbelanja baju online yang harus kamu ketahui.

1. Ketahui Ukuran Bajumu

Sebelum membeli baju secara online, sebaiknya kamu tahu ukuran badan. Ukur lebar dada, pinggang, dan pinggul.

Kamu harus mengetahui ukuran tubuh secara akurat untuk dibandingkan dengan ukuran yang diinformasikan oleh penjual. Jangan sampai kamu menyesal karena ada bagian pakaian yang terlalu besar atau kecil.

2. Perhatikan Rating Penjual

Kalau membeli baju melalui toko online, jangan lupa untuk melihat rating penjual. Semakin tinggi rating-nya, kualitas penjual semakin terjamin. Pilihlah penjual dengan rating 4 atau 5. Penjual dengan rating 3 masih boleh kamu pilih jika kamu berani sedikit mengambil resiko. Namun, sangat dianjurkan untuk memilih penjual yang memiliki rating di bawah 2 karena artinya penjual tersebut mengecewakan sebagian besar pembelinya.

3. Cek Lagi Sebelum Membeli

Kamu perlu membaca dengan seksama informasi terkait penukaran barang dan batas waktu yang diberikan untuk pengembalian. Kalau beruntung, marketplace tidak akan membebankan biaya pengembalian barang.

4. Pilih Metode Pembayaran yang Cocok Untukmu

Toko online biasanya memberikan beberapa opsi dalam melakukan pembayaran. Bisa dari transfer bank atau kartu kredit. Kamu tidak perlu khawatir jika belum mempunyai rekening bank atau kartu kredit. Pasalnya, sekarang kamu bisa kirim uang lewat alfamart. Cukup pergi ke alfamart terdekat dan kamu bisa bertransaksi di sana. Jika kamu tertarik, baca keterangan lebih lanjutnya di sini.

Itu dia beberapa tips berbelanja baju online yang wajib kamu ketahui. Semoga kamu tidak takut lagi untuk membeli baju secara online.

Sebelum Bertransaksi, Kenali Dulu 3 Tipe Transfer Uang Ini!

uang-digital
Uang Digital

Mentransfer uang menjadi hal yang lumrah di zaman sekarang. Pasalnya, kegiatan belanja online semakin marak di kalangan anak muda. Kemudahan yang ditawarkan oleh layanan ini membuat kaum milenialls selalu mengakses toko online dan berbelanja di sana. Tapi kamu tahu ga sih kalo ada 3 tipe transfer saat ini ? Yuk simak ulasannya !

1. Transfer Antar Rekening

Transfer yang satu ini adalah yang paling umum dan sering sekali digunakan dalam dunia perbankan. Transfer antar rekening adalah transaksi pengiriman uang antara pengirim dan juga penerima uang sudah punya rekening, baik bank yang sama atau berbeda. Prosesnya sangat cepat dan mudah, bahkan Anda bisa melakukannya hanya dengan smartphone Anda melalui online banking atau sms banking. Biaya transfer akan ditanggungkan apabila pengirim melakukan transfer ke rekening bank lain. Untuk menghemat biaya, sebaiknya kamu transfer ke bank yang sama.

2. Transfer dari Pengirim yang Belum Memiliki Rekening ke Penerima yang Sudah Memiliki Rekening

Tipe transfer ini adalah bentuk transfer antara pengirim dan penerima dimana pengirim belum memiliki rekening dan penerima sudah mempunyai rekening. Cara paling umum yang ditempuh yaitu dengan mengisi dokumen atau formulir transfer di teller bank dengan biaya administrasi yang dibebankan kepada si pengirim

3. Transfer Tanpa Rekening

Saat ini, kamu bisa mengirim uang meskipun tidak mempunyai rekening melalui TrueMoney. Untuk melakukan transfer tanpa rekening ini, kamu cukup mendatangi gerai Alfamart terdekat dan menghubungi petugas kasir. Prosesnya pun cukup cepat, uang yang dikirim bisa langsung diambil oleh penerima saat itu juga di gerai Alfamart terdekat di daerah penerima.

Tipe transfer ini sangat membantu kegiatan pengiriam uang karena berdasarkan data, hanya 38 persen penduduk Indonesia yang punya rekening. Selain itu, keberadaan gerai Alfamart yang tersebar di seluruh Indonesia memudahkan bagi penduduk yang tinggal di pelosok daerah untuk menerima uang yang dikirimkan. Untuk membaca lebih banyak tentang layanan ini, kamu bisa klik link ini.

Demikian 3 tipe transfer yang wajib kamu ketahui. Semoga kamu bisa memilih cara transfer yang paling cocok dengan kebutuhan kamu ya.

4 Tips Mengatur Keuangan untuk Ibu Muda

uang-digital
Uang Digital

Baru menjadi seorang ibu muda tidaklah gampang. Apalagi dalam mengatur uang rumah tangga selama satu bulan, dan terus menerus. Belum lagi jika kamu seorang pekerja yang merangkap sebagai ibu pula. Tentu ini akan menjadi rumit kalau kamu gak tahu tips mengatur keuangan dengan baik.

Dengan menjalankan strategi keuangan digital yang cerdas, seorang ibu muda pasti bisa mengatur pengeluaran dengan baik. Nah bagaimana sih agar hal tersebut bisa terwujud dengan baik? Kita simak yuk kiat-kiatnya berikut ini

Tips mengatur keuangan yang pertama dengan menyusun anggaran  

Setelah menjadi ibu, belanja kebutuhan bayi secara rutin membuat keuanganmu terguncang. Hadirnya seorang anak selalu beriringan dengan tanggung jawab yang cukup besar. Oleh karena itu membesarkan anak memerlukan perencanaan keuangan jangka panjang.

Mulailah dengan mencatat apa saja kebutuhan pengeluaran mulai dari popok, susu bayi hingga jasa baby sitter jika memang diperlukan. Anggaran itu akan membantu fokus uang kamu pada hal-hal yang benar-benar penting dan membantu mencegah pengeluaran berlebihan.

Memiliki asuransi

Jika sudah menikah, apalagi telah dikaruniai seorang anak, kamu harus memiliki asuransi kesehatan dan jiwa yang memadai. Perusahaan tempatmu bekerja mungkin sudah memberikan asuransi kelompok, tetapi itu saja belum cukup lho.

Untuk penanganan lebih maksimal dalam keadaan darurat, kamu disarankan untuk memiliki cakupan asuransi kesehatan pribadi. Asuransi berjangka akan memastikan kebutuhan keuangan keluarga akan dijaga jika kamu meninggal di usia muda.

Buat dana darurat

Dana darurat sangat penting kamu miliki dan merupakan tips mengatur keuangan yang tak boleh kamu tinggalkan. Apalagi jika sudah memiliki keluarga. Dana dadakan bisa menjadi sangat penting jika terjadi sesuatu pada dirimu atau keluargamu di masa mendatang.

Bukan menakut-nakuti, tetapi memang kamu harus siap menghadapi semua kemungkinan seperti kehilangan pekerjaan, darurat medis mendadak, perceraian, dan lain-lain. Jadi siapkan dana darurat dari sekarang! Atau bisa juga dalam bentuk deposito hingga reksa dana.

Berinvestasi

Mencoba investasi juga gak ada salahnya kok. Carilah investasi yang sesuai dengan tujuan hidup kamu. Jika kamu seorang ibu dan belum memulai rencana investasi sistematik, mulailah. Sebab itu akan akan membuat kebutuhan keuangan di masa depan anak aman.

Jadi luangkan waktu untuk mencari tahu berbagai informasi investasi apa, instrumen yang seperti apa dan bagaimana pilihannya berdua dengan pasangan. Atau kamu bisa juga kalau mau menggunakan jasa seorang ahli keuangan dalam hal ini.

4 Ide Usaha Kecil yang Cepat Bikin Kaya

uang-digital
Uang Digital

Mempunyai usaha kecil memang sangat membantu, bahkan bisa membuat kaya. Dengan syarat, kamu pintar menjalankannya, untung dijamin bakal datang terus menerus tanpa henti. Apalagi sekarang sudah terdapat fasilitas uang digital yang akan mempermudah proses transaksi.

Nah, apa aja peluang-peluang usaha kecil yang menguntungkan yang bisa jadi usaha rumahan tersebut? Inilah daftar usahanya:

1. Catering rumahan

Pilihan satu ini bisa kamu ambil kalau pengin punya usaha kecil menguntungkan. Faktanya, banyak perusahaan saat ini menyediakan makanan catering untuk makan siang setiap karyawannya.

Lebih bagus lagi, kalau catering rumahan yang kamu miliki menerima pesanan untuk pesta pernikahan. Omzet kamu terima dapat lebih besar lagi, kira-kira puluhan juta masuk ke rekening cuma buat satu pesta pernikahan.

Bermodalkan 5 juta rupiah, kamu bisa memulai usaha catering rumahan. Coba mulai dengan menawarkan makananmu ke kantor-kantor, usaha catering bisa terus berkembang seandainya nanti sukses.

2. Air isi ulang

Di kota-kota besar orang-orang berlahan sudah mulai meninggalkan air sumur dan beralih ke air isi ulang untuk minum.

Apalagi perkantoran, mustahil kamu minum air yang dimasak. Kalau haus kamu tinggal ke dispenser, dan minum air dari galon.

Di sinilah peluangnya. Kamu bisa mencoba usaha usaha ini buat memenuhi pesanan-pesanan yang ada. Dengan modal dari 15 jutaan hingga 30 jutaan, kamu udah bisa memulai usaha kecil ini.

3. Laundry kiloan

Coba kamu lirik usaha laundry. Kenapa usaha ini menjanjikan? Nyatanya, semakin banyak orang yang udah mulai malas mencuci bajunya sendiri.

Kesibukan mereka selama bekerja bikin mereka gak punya waktu buat mencuci. Alhasil, munculnya usaha laundry kiloan meringankan beban mereka dalam membersihkan pakaian.

Modal membuka usaha laundry kiloan mulai dari 15 – 20 juta rupiah. Omzetnya bisa mencapai 16 jutaan kalau ramai.

4. Pangkas rambut

Menjalankan usaha potong rambut juga menjadi pilihan usaha kecil yang menguntungkan. Beberapa usaha pangkas rambut ternama yang dulunya mulai dari kecil bisa mengantongi omzet hingga 80 juta.

Lalu, berapa modal yang dibutuhkan buat membuka usaha potong rambut ini? Modal Rp 30 juta – Rp 50 juta sudah cukup untuk kamu membuka usaha pangkas rambut. Itu pun modal yang dipakai untuk menjalin kemitraan.

6 Tips Berbelanja dengan Hemat yang Harus Diketahui

uang-online
Uang Online

Berbelanja terkadang membuat lupa diri, sehingga tidak sadar telah begitu banyak uang yang dikeluarkan untuk hal-hal yang tidak perlu. Hal ini seharusnya tidak perlu terjadi jika Anda telah memiliki perencanaan yang matang.

Mau tahu apa saja tips berbelanja hemat ? Berikut ulasannya !

1. Buatlah Daftar Belanja

Biasakanlah untuk membuat daftar belanja sebelum Anda pergi untuk membeli sebuah barang. Tips berbelanja ini akan membantu Anda lebih mudah mengontrol diri, dan tidak membeli hal-hal tidak penting yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

2. Bawalah Uang Secukupnya

Jika daftarnya telah dibuat, perkirakan juga uang yang akan dikeluarkan. Lalu, bawalah uang dengan jumlah perkiraan perhitungan Anda. Namun sebelum Anda memperkirakan jumlahnya, ada baiknya untuk meriset harga dari barang-barang tersebut.

Jika takut tidak mencukupi, maka Anda boleh lebihkan saja sedikit. Ingat! Hanya sedikit saja. Dengan demikian Anda akan bisa lebih tegas pada diri Anda sendiri, dan menghemat pengeluaran tips berbelanja tersebut.

3. Bandingkanlah Harganya

Tips bebelanja berikutnya adalah membandingkan harganya. Usahakanlah untuk membandingkan harga barang tersebut di toko yang berbeda. Jangan hanya karena harganya murah namun Anda harus rela membelinya di tempat yang sangat jauh. Harga tersebut pada akhirnya akan sama saja karena Anda harus mengeluarkan uang lebih untuk ongkos transportasi ke toko tersebut.

4. Jika Bisa Tawarlah

Jika Anda berbelanja di pasar tradisional, dan bukan di pusat perbelanjaan kota yang memungkinkan Anda bisa menawar harganya, maka cobalah untuk ditawar. Jangan malu untuk menawar harga, jika bisa. Tips berbelanja itu bisa membuat Anda lebih berhemat.

5. Belanjalah di Waktu yang Sempit

Berbelanja di waktu yang sempit akan menghindari Anda untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Namun tetap membawa daftar belanja Anda agar tidak ada barang yang terlewatkan.

6. Janganlah Membeli Mereknya

Saat ini, banyak orang yang membeli barang hanya karena brand-nya untuk dapat dipandang berada dan dianggap memiliki uang banyak. Tips berbelanja berikutnya adalah menghindari hal tersebut.

Contoh, jika Anda ingin membeli baju maka belilah yang membuat Anda dan dompet merasa nyaman, bukan yang membuat mata orang terkesima. Belilah barangnya, jangan mereknya, karena yang Anda kenakan nantinya adalah barangnya.

4 Tips Jitu Membeli Rumah untuk Kamu yang Berkantong Pas-pasan

uang-online
uang online

Dari sekian banyak impian generasi milenial pasti ada yang pengin membeli rumah sendiri. Selain bisa lebih mandiri, impian tersebut juga bisa menjadi tanda kesuksesan mereka yang udah banting tulang bekerja dari pagi sampai malam. 

Bukan karena gajinya gede, melainkan karena mereka bisa mengelola segala kebutuhan secara cepat dan tepat. Penasaran gimana caranya membeli murah?

Yuk, ketahui langsung tips jitu membeli rumah untuk kamu para milenial yang punya uang terbatas di sini:

1.  Menabung dan berinvestasi

Syarat paling penting bagi generasi milenial yang pengin beli rumah dengan bujet pas-pasan adalah menabung serta bernvestasi. Sebetulnya, tips ini juga berlaku buat siapapun yang pengin kaya raya.

Pasalnya, sebesar apapun pendapatan kamu bila gak ada dana yang dialokasikan untuk kedua hal ini bakal terbuang secara sia-sia. Entah itu untuk belanja, hiburan ataupun menjalankan hobi. 

2.  Maksimalkan fasilitas KPR jangka panjang

Dari dulu pasti kita mengenal tentang fasilitas Kredit Perumahan Rakyat (KPR) yang disediakan beberapa bank Tanah Air untuk membeli rumah. Ada baiknya kamu memanfaatkan layanan itu sebagai cara mencicil rumah kalau belum punya cukup uang.

Biasanya pihak bank bakal memberikan durasi cicilan yang lumayan panjang mulai dari 20 hingga 30 tahun untuk kamu yang berusia muda.

Program tersebut emang dibuat untuk membantu masyarakat Indonesia yang memiliki pemasukan yang terbilang gak terlalu besar.

3.Manfaatkan membeli rumah baru sebagai kontrakan

Kalau kamu mengalami kesulitan selama mencicil rumah bisa mencoba mengontrakkannya kepada orang lain. Jadi gak perlu dihuni langsung, kamu bisa menggunakan rumah yang udah ada untuk tinggal sementara.

Sedangkan uang cicilan yang didapat dari kontrakan digunakan untuk menutup kekurangan cicilan tersebut. Enaknya lagi sih, kalau ada lebih, bisa buat uang jajan tambahan kamu.

4.  Meriset harga sebelum membeli rumah

Bukan cuma riset sebelum beli barang online saja, kamu juga wajib mengetahui harga pasaran rumah yang berada di lokasi tempat tinggal kamu nantinya.

Tujuannya, agar kamu gak rugi ataupun ketipu sama harga beli hunian tersebut. Gak sedikit orang zaman sekarang yang pernah mengalami kejadian serupa lho!

Karena itu, sebelum menandatangani kontrak perjanjian kamu harus melakukan survei terlebih dahulu.

3 Cara Hidup Hemat untuk Masa Tua yang Nyaman dan Bahagia

uang-online
Uang Online

Cara hidup hemat memang harus diterapkan oleh setiap orang sejak usia dini. Tujuannya, agar di masa tua nanti kamu dapat hidup nyaman dan tentu saja mencapai kebebasan finansial alias freedom money.

Untuk itu, yuk terapkan tiga cara hidup hemat ini agar masa tuamu bahagia. Bagaimana caranya? Langsung simak aja di bawah ini:

1. Menggunakan teori 50/20/30

Teori 50/20/30 merupakan sebuah teori yang dipopulerkan oleh seorang pakar keuangan sekaligus profesor asal Harvard, Amerika Serikat yaitu Elizabeth Warren.

Teori tersebut menyarankan kamu untuk membagi penghasilan ke tiga pos yaitu:

Jadi untuk gaya hidup kamu hanya memiliki bujet 30 persen dari penghasilan. Misalnya, gaji per bulanmu Rp 10 juta. Maka Rp 3 juta merupakan dana maksimal yang bisa kamu gunakan untuk belanja, nongkrong hingga jalan-jalan.

Dengan begitu, kamu tetap bisa gaul tapi urusan investasi dan menabung terus berjalan. Asik dan gak memberatkan bukan?

2. Membuat daftar kebutuhan

Ingat ya, kebutuhan bukan keinginan. Kalau keinginan tentu banyak sekali yang bakal kamu beli. Tapi ujung-ujungnya, uang keburu ludes. Karena itu, kamu perlu membuat daftar kebutuhan dan kalau bisa juga menekan pengeluarannya.

Gimana caranya?

Langkah pertama, kamu perlu mengecek apa saja barang yang sudah dan akan habis. Tak lupa untuk menuliskan juga perkiraan harga untuk barang-barang tersebut.

Nah, kalau sekiranya ada barang yang bisa diisi ulang. Gak perlu beli baru. Karena lumayan banget kamu jadi bisa menghemat beberapa ribu rupiah.

Setuju kan beda selisih harga ratusan rupiah tetap saja namanya penghematan yang nantinya bisa kamu alokasikan ke pengeluaran yang lain.

3. Hindari kartu kredit, gunakan uang tunai

Sering dengar kasus orang jual harta benda karena terlilit utang? Nah, masalah itu terjadi karena mereka menggunakan kartu kredit untuk hal-hal yang tidak penting.

Misalnya membayar tagihan makanan bareng sama teman-teman dengan berhutang. Uangnya bukan dialihkan ke tempat yang aman untuk membayar tagihan kartu kredit tapi malah untuk beli jajanan lagi. Itu bukan hal terbaik dalam cara hidup hemat.

Ujung-ujungnya kaget saat datang tagihan karena utang lebih besar dibanding penghasilanmu. Gak ada pilihan lain, kamu hanya mampu bayar minimum payment. Kejadian tersebut terus berulang hingga akhirnya kamu terjerat utang.