3 Produk Perbankan Ini Paling Banyak Digunakan Orang!

uang-online
Uang Online

Bank tidak hanya menawarkan fasilitas menyimpan pundi-pundi hartamu dengan aman, tapi juga memberikan berbagai produk perbankan dengan beragam manfaat.

Secara harfiah, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan bentuk lainnya guna meningkatkan taraf hidup rakyat.

Selain aman, kamu juga gak repot jika menyimpan uang di bank. Kebayang gak sih kalau kamu harus bawa uang segepok ke mana-mana? Yang ada, was-was terus karena takut dirampok!

Dari sekian banyak produk perbankan, ada beberapa produk yang paling digunakan banyak orang. Apa saja? Berikut, tiga di antaranya:

1. Tabungan

Tabungan menjadi salah satu produk perbankan terfavorit dan paling banyak digunakan masyarakat untuk menyimpan uang dengan aman.

Tabungan juga tak hanya terdiri dari satu produk saja, tapi juga sudah banyak jenisnya. Mulai dari tabungan rencana, tabungan haji, tabungan berjangka, dan lainnya.

2. Kredit

Selain produk tabungan, kartu kredit juga menjadi salah satu produk perbankan yang  laris digunakan oleh masyarakat. 

Pasalnya, produk yang satu ini sangat membantu masyarakat yang ingin membeli sesuatu atau membutuhkan uang dalam jumlah besar dan dapat dibayar dalam jangka waktu tertentu.

Syarat & ketentuan mengenai produk kredit bank bahkan sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998.

3. Deposito

Deposito tetap menjadi primadona yang banyak dipilih orang sebagai investasi. Terutama, bagi para ibu rumah tangga yang masih takut berinvestasi saham maupun reksa dana.

Deposito merupakan salah satu contoh produk simpanan perbankan yang memiliki jangka waktu penyimpanan. Selain itu, bunga yang ditawarkan deposito relatif lebih tinggi ketimbang tabungan biasa. Namun, ada penaliti jika kamu mencairkan deposito sebelum jatuh tempo.

Umumnya, orang memilih deposito untuk mengamankan uangnya karena takut terpakai. Lagipula, kalau disimpan di tabungan biasa, selain berisiko bisa terpakai juga akan terpotong biaya administrasi bulanan. Dengan deposito, uang kamu juga akan semakin bertambah meski bunganya tak terlalu besar.

Itulah tiga produk perbankan digital yang paling digunakan masyarakat saat ini. Produk bank apa yang kamu gunakan?

3 Cara Hemat dan Aman Atur Belanja Online Lebaran

uang-online
Uang Online

Momen Ramadan hingga Idul Fitri menjadi waktu paling banyak promo di situs belanja online atau e-commerce. Hal ini disebabkan oleh intensitas dan minat konsumen yang meningkat seiring dengan kebutuhan lebaran yang juga bertambah.

Tradisi masyarakat Indonesia yang menyambut lebaran dengan penuh suka cita, menjadi ciri khas setiap tahun jika tren belanja masyarakat meningkat tajam.

Namun, dengan banyaknya promo dari berbagai situs e-commerce, ada baiknya konsumen lebih bijak saat belanja online, jangan sampai karena mengikuti promo e-commerce finansial menjadi terbebani.

1. Tentukan Barang Prioritas

Jika belanja online menjadi pilihan dikala kebutuhan lebaran meningkat, maka yang harus dilakukan adalah menentukan skala prioritas barang yang akan dibeli secara online.

Hitung dengan cermat mulai dari harga barang, biaya ongkos kirim, hingga jangka waktu pengiriman,

jangan sampai paket atau barang yang dipesan untuk hari raya, baru tiba setelah Lebaran karena jasa pengiriman atau ekspedisi mengalami overload pengiriman.

Dengan menentukan prioritas tersebut, nafsu belanja online bisa dikontrol dengan baik, agar tidak membelibarang yang memang tidak diperlukan atau hanya mengikuti kemauan saja.

2. Jangan Terjebak Promo

Promosi belanja online menjelang hari-hari besar keagamaan tentu akan semakin masif, namun ada baiknya memperhatikan promo diskon atau cashback dari perusahaan e-commerce.

Jangan membeli barang berdasarkan promosi tapi membeli berdasarkan kebutuhan bukan keinginan atau karena potongan harga yang tinggi.

Bandingkan produk yang akan dibeli dengan membuka berbagai situs e-commerce. Cara ini memungkinkan kamu bisa mendapatkan harga terbaik dari barang yang akan dibeli dan tentunya bis alebih terjangkau oleh kantong.

Tapi tetaplah hati-hati agar tidak terjebak mendapat harga murah tapi kualitas murahan.

3. Pilih Penjual atau Merchant Terpercaya

Jangan mudah tergiur dengan harga murah dengan iming-iming yang menggiurkan pembeli, dalam membeli barang secara online tentu kecermatan dan ketelitian diperlukan, bukan hanya melihat dari sisi harga yang miring.

Perhatikan juga track record dan rating penjualan dari merchant dengan itu dapat terhindar dari praktik penipuan. Walaupun e-commerce memiliki tingkat fitur keamanan yang tinggi bagi pembeli, namun ketelitian dan hati-hati menjadi kunci utama.

4 Cara Mengelola Keuangan Usai Lebaran

uang-online
Uang Online

Mengelola keuangan setelah musim Lebaran usai jadi PR tersendiri. Pasalnya, bulan Ramadan dan Lebaran yang berbarengan dengan libur anak sekolah bisa membuat saldo kian menipis.

Dengan momen bersamaan itu, seseorang bisa menjadi sangat boros saat Lebaran. Membeli baju untuk keluarga, memberi “dalam tempel”, belanja oleh-oleh saat mudik, hingga makan-makan dengan keluarga besar.

Buak kamu yang sedang mengalami hal yang sama, Financial Planner Metta Anggriani memberikan tips jitunya. Apa saja? Berikut pemaparannya :

Utamakan kebutuhan wajib

Dengan meningkatnya pengeluaran, ada baiknya mendahulukan kebutuhan wajib seperti zakat dan salam tempel untuk kerabat, baru kemudian disusul kebutuhan pokok selama Ramadan dan Lebaran. Mengelola keuangan dengan cara ini cukup efektif untuk penghematan sementara.

Manfaatkan diskon

Bila dibandingkan hari biasa, kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan harga. Maka dari itu, personal finance dari Anggriani & Partners tersebut menghimbau memprioritaskan kebutuhan pokok sebagai yang terpenting.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan tersebut, wanita 41 tahun itupun menyarankan untuk memanfaatkan diskon.

Tetap sisihkan uang THR untuk ditabung

Meski pengeluaran lebih besar, bukan berarti berhenti menabung. Kamu tetap harus menyisakan sebagian uang THR untuk ditabung.

Kegiatan menabung ini bukan hanya soal jumlah uangnya, melainkan konsistensi menabungnya yang lebih penting. Lebih baik lagi, jika kebiasaan menabung ini berlanjut setelah Lebaran dari gajian bulanan.

Konsisten setelah Lebaran

Menurut Metta, berpuasa selama sebulan penuh, tentu ada nilai-nilai yang bisa dipelajari. Yaitu ikhlas, sabar, disiplin waktu, seimbang, dan hidup sederhana. Nilai-nilai baik tersebut juga dapat diterapkan dalam mengelola keuangan.

Disiplin waktu misalnya, dalam manajemen keuangan berarti kita harus disiplin melunasi cicilan dan utang sebelum jatuh tempo.

Seimbang berarti mampu mengatur cashflow uang masuk dan keluar. Namun, bukan berarti jadi kelewat hemat dan enggan berbagi. Tetap harus seimbang antara porsi untuk diri sendiri, keluarga, orang sekitar, dan masa depan.

Nilai lain yang bisa diterapkan adalah, hidup sederhana. Yaitu belajar untuk tidak konsumtif serta dapat membedakan mana kebutuhan dan keinginan.

Itulah cara bijak mengelola keuangan usai libur Lebaran. Semoga informasi tadi bermanfaat ya!

3 Tips Penggalangan Dana Untuk Amal Secara Cepat

uang-online
Uang Online

Sekarang ini, untuk melakukan penggalangan dana sudah banyak caranya, salah satunya adalah crowdfunding. Metode ini kalau di Indonesia biasanya digunakan untuk menggalang dana proyek kemanusiaan, seperti membantu korban bencana, maupun proyek-proyek amal lainnya. 

Walaupun terlihat sederhana, penggalangan dana melalui crowdfunding tidak semudah yang dibayangkan. Karena gak semua orang dengan mudahnya menggelontorkan dana untuk hal yang mereka sendiri tidak tahu. Oleh karenanya, perlu dilakukan beberapa trik-trik yang harus dilakukan si pihak inisiator proyek. 

1. Tentukan proyek yang benar-benar membutuhkan bantuan banyak orang

Pertama, tentu kamu diharuskan untuk menentukan proyek apa yang akan ditaruh ke platform crowdfunding. Karena tujuannya amal, carilah proyek yang benar-benar membutuhkan bantuan orang banyak. 

Misalnya, penggalangan dana untuk membelikan baju baru bagi korban bencana alam di suatu daerah, bisa juga untuk memperbaiki beberapa sekolah yang rusak di daerah pedalaman Indonesia, atau apapun yang memang benar-benar membutuhkan biaya super besar. 

Contoh proyek yang tidak seharusnya mendapatkan bantuan dana misalnya, buka puasa bersama anak yatim di RT 01, atau membelikan sepatu baru bagi pengemis di Komplek Sukamaju.

2. Buatlah cerita yang jujur dan menyentuh

Kalau kamu mempunyai proyek amal dan berencana melakukan penggalangan dana melalui crowdfunding, buatlah cerita yang cukup menyentuh. Buatlah mulai dari latar belakang kenapa kamu menjalankan proyek ini, kemudian sasarannya, dan kondisi sesungguhnya. Buatlah sedramatis mungkin demi menarik emosi dan simpati orang-orang.

Meski dramatisasi, tapi kamu harus jujur dan jangan bohong. Sertakan foto-foto atau progres proyekmu agar lebih meyakinkan. Misalnya pengumpulan dana itu dilakukan untuk pembangunan sekolah rusak, sertakan pula foto-foto kerusakannya di dalam deskripsi ceritamu. 

3. Tetapkan target dana yang realistis 

Di situs-situs crowdfunding seperti Kitabisa.com, pihak inisiator diminta untuk mencantumkan jumlah target penggalangan dana yang dibutuhkan. Supaya lebih meyakinkan, tuliskan dana yang dibutuhkan secara realistis dan sesuai dengan besaran proyek.

Contohnya kamu pengin membelikan buku tulis untuk anak-anak jalanan di Jakarta Timur. Kan gak mungkin kalau kamu tulis besarannya Rp 2 miliar, paling hanya sampai Rp 100 juta paling mentok.

Jika kamu menetapkan dananya saja sudah sangat tidak rasional, orang-orang juga bakal malas menyisihkan dananya untuk proyekmu.

Inilah 5 Tips Anti Pusing Kelola Keuangan Bisnis

uang-elektronik
Uang Elektronik

Bagi Anda yang baru saja memulai usaha atau bisnis, pasti akan merasakan kebingungan saat mengatur sistem keuangan. Ujung-ujungnya, keuangan pribadi dan berbisnis pun akhirnya jadi digabungkan.

Cara seperti ini sama sekali tak bagus, untuk memulai sebuah bisnis. Anda bisa mengikuti 5 tips ini dalam kelola keuangan

1. Buat Dua Rekening Berbeda untuk Bisnis dan Pribadi

Langkah awal antipusing dalam kelola keuangan bisnis dan pribadi adalah dengan membuat dua rekening yang berbeda, untuk masing-masing kepentingan.

Jika Anda mendapatkan pemasukan dari bisnis yang dijalankan, uang tersebut harus dikirimkan ke rekening bisnis. Jika butuh modal, jangan pernah sekali pun menarik uang dari rekening pribadi Anda.   

Dengan tersedianya dua rekening tersebut, Anda akan bisa melihat keuntungan serta kerugian pada bisnis. Misalnya, jika terjadi kerugian pada bisnis, rekening yang berbeda akan menghindarkan Anda dari kemungkinan menggunakan uang pribadi.

2. Rutinlah Menulis Catatan Keuangan

Setelah Anda membuat rekening untuk pribadi dan bisnis, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran.

Untuk yang sudah terbiasa melakukan hal ini untuk kelola keuangan pribadi, tak akan mengalami kesulitan berarti saat membuatkan satu lagi bagi kebutuhan bisnis. Anda yang suka boros, terutama sekali harus membiasakan hal ini. 

3. Membuat Laporan Bulanan 

Laporan bulanan sangat penting adanya, bagi para pelaku bisnis untuk kelola keuangan. Dalam laporan ini tercakup berapa total pemasukan dan pengeluaran saat menjalankan bisnis sebulan penuh.

Anda akan dengan mudah melihat apakah bisnis yang dijalankan mengalami keuntungan atau kerugian. Dari hasil laporan, Anda bisa merumuskan strategi bisnis selanjutnya. 

4. Cek Ketersediaan Produk Jualan Anda Secara Berkala

Bagi Anda yang menjalankan bisnis di bidang jual beli barang atau produk, buatlah dengan rinci ketersediaan produk setiap harinya. Dengan begini, Anda bisa menghindari situasi habisnya produk, padahal ada konsumen yang ingin membelinya. Selain itu, Anda akan mudah mencocokkan antara jumlah barang terjual di laporan kelola keuangan, dengan stok yang masih tersisa. 

5. Jangan Lupa untuk Menggaji Diri Anda Sendiri 

Sebagai pemilik dan pengelola bisnis, tentu saja Anda berhak untuk mendapatkan gaji dari keuntungan yang didapat. Ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras yang telah Anda lakukan.

Tentukan sendiri persenan gaji yang Anda inginkan dari hasil berbisnis. Jangan lupa untuk langsung mentransfer gaji Anda tersebut, dari rekening bisnis ke rekening pribadi Anda.

Jangan Asal Mengatur Keuangan, Ketahui Prinsip ini Dulu!

uang-elektronik
Uang Elektronik

Banyak perempuan muda masa kini yang mampu mengatur keuangan cukup baik. Tapi tak sedikit mengutamakan gaya hidup yang bisa dibilang mewah atau hedon, sehingga tak terlalu peduli dengan keuangannya.

Selain punya pengelolaan keuangan yang baik, mengetahui prinsip-prinsip mengatur keuangan itu sangat penting. Nah, apa saja prinsip-prinsip yang harus diketahui dalam mengatur keuangan?

1. Pahami tentang Keuangan dengan Baik

Menabung, membayar tagihan, memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan pos-pos keuangan lainnya harus diperhatikan dengan baik agar tidak muncul masalah pada mengatur keuangan.

Jika sudah memiliki pendapatan pribadi, jangan bergantung pada orang lain dan maksimalkan pengelolaan keuangan agar tidak sampai memiliki utang tidak produktif. Berbagi soal keuangan juga cukup membantu untuk mengatur keuangan menjadi lebih baik.

2. Ubah Pandangan tentang Uang

Sebagian orang memandang uang sebagai alat untuk mendatangkan kebahagiaan. Namun, bukan berarti seseorang harus mengeluarkan uang terus menerus agar bisa bahagia. Bukannya menjadi bahagia, kadang kebiasaan tersebut malah bisa merugikan dan menjadi beban bagi diri sendiri di masa depan.

Rancanglah rencana kebutuhan masa depan Anda agar tidak sampai menyalahgunakan uang yang dimiliki saat ini. Pikirkan dahulu apakah nantinya akan menempuh pendidikan lanjut atau merintis bisnis.

3. Kurangi Belanja yang Tidak Perlu

Seringkali, tanpa pikir panjang beberapa perempuan membeli berbagai barang hanya untuk memenuhi hasrat berbelanja. Memang saat membelinya diri akan merasa senang. Tapi, jika dipikir lebih lanjut, hal tersebut hanyalah memberikan kesenangan sesaat.

Padahal, daripada membelanjakannya untuk hal yang kurang penting, menyimpannya di tabungan tentu menjadi pilihan yang lebih bijak, karena dapat bermanfaat untuk jangka panjang.

Belanja hal yang tidak perlu kadang disebabkan oleh kemudahan kartu kredit yang praktis dan tidak terasa. Belanja apapun bisa dilakukan dengan syarat membayar tagihannya setiap akhir bulan.

4. Selalulah Bersyukur, Jangan Mudah Iri

Melihat perempuan lain yang mendapat gaji lebih tinggi dari Anda kadang akan menimbulkan rasa iri. Tidak jarang juga akan memunculkan ungkapan, “Kenapa saya tidak bisa seperti dia?”

Perempuan-perempuan sukses umumnya meraih keberhasilan tidak secara instan. Mereka memiliki kemampuan yang baik pada hal yang mereka kerjakan untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah, dan terus berkembang menjadi lebih baik.

5 Cara Persiapkan Hari Tua Anda dengan Kelola Dana Pensiun

uang-elektronik
Uang Elektronik

Namanya dana pensiun, tentunya kamu harus menyiapkannya sedari dini. Meski usia kamu masih jauh dari kata pensiun, tapi bukan berarti kamu bisa leha-leha dan menghabiskan semua uang yang kamu miliki. 

1. Awasi Pengeluaran

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan dalam mengelola dana pensiun sedari dini adalah dengan mengawasi pengeluaran. Selain menabung, kamu juga harus mengawasi uang yang keluar dari rekening. Lihat untuk apa saja uang tersebut kamu habiskan. Mungkin saja tanpa sadar kamu menggunakan uang itu untuk hal yang tak perlu.

Kalau sudah begini, tentunya keinginan untuk menyiapkan dana pendidikan sejak awal bisa terhambat. Untuk membantu, kamu bisa memanfaatkan beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk mengawasi pendapatan dan pengeluaran kamu agar lebih mudah.

2. Buat Rencana Pensiun yang Spesifik

Hal lain yang dapat dilakukan adalah dengan membuat rencana pensiun yang spesifik. Misalnya saja dengan menghitung berapa tahun lagi kamu akan pensiun dan berapa dana yang harus ada ketika kamu pensiun ini. Kamu dapat menghitungnya dengan memperhatikan berapa pengeluaran yang dibutuhkan.

3. Tabung Setengah Pendapatan

Agar impian memiliki dana pensiun yang cukup dapat terwujud, tak ada salahnya kamu menabung setengah dari pendapatan yang ada. Ini memang terdengar sulit. Namun, dengan menabung setengah dari pendapatan yang ada, kamu dapat memberi jalan cepat menuju pensiun dini. Oleh sebab itu, disiplinkanlah diri kamu meskipun hal itu sulit.

4. Memaksimalkan Pendapatan

Kamu juga bisa coba memaksimalkan pendapatan dengan mencari kerja sampingan. Dengan begitu, kamu dapat menambah tabungan dana pensiun kamu lebih banyak. Ada banyak kerja sampingan yang dapat kamu lakukan. Misalnya saja berjualan, penerjemah hingga penulis lepas.

5. Investasi

Hal utama yang harus kamu lakukan adalah investasi. Apa pun jenis investasi yang kamu pilih, pastikan kamu membayarnya tiap bulan dengan teratur. Jangan sampai telat bayar karena kamu sendiri yang akan susah nantinya. Sebab, bisa saja kamu kena denda nantinya karena telat bayar.

Untuk mempermudah investasi kamu, cobalah memasukkan dana pensiun ini dalam kategori kewajiban sehingga bila dana tersebut harus terpakai, kamu wajib menggantinya nanti. Kalau perlu, buatlah reminder atau ikut program auto debet yang ada di produk investasi perusahaan asuransi.

Inilah 4 Langkah Berhemat di Weekend!

uang-elektronik
Uang Elektronik

Weekend memang waktu yang ditunggu-tunggu banyak orang. Mereka bisa rehat sejenak dari segala urusan yang ribet, serta pekerjaan.

Ada langkah berhemat untuk menghibur diri di weekend yang bisa kamu lakukan, kok! Ini dia lima caranya :

1. Makan Dulu Sebelum Pergi ke Mal

Salah satu aktivitas yang banyak dilakukan pada weekend adalah nongkrong di mal. Nah, agar bisa lebih irit, tak ada salahnya kamu makan dulu sebelum perg sebagai langkah berhemat.

Hindari berbelanja di luar karena biasanya harga makanan yang dijual di mal cukup mahal dan sering kali makanan tersebut tak akan habis karena kamu hanya lapar mata.

2. Tak Harus Jalan-jalan ke Mal

Siapa bilang weekend selalu harus berakhir di mal? Meski ini adalah salah satu tempat tujuan masyarakat kota, tapi kamu tak harus mengikutinya.

Kamu bisa menghabiskan waktu weekend dengan melakukan hal lain yang lebih hemat dan bermanfaat. Misalnya, jalan-jalan di sekitar taman rumah atau mengunjungi museum.

3. Ke Tempat Wisata? Survei Dulu!

Meski begitu, tetap saja ada yang memilih untuk berkunjung ke sebuah wisata ketika weekend. Meski tak setiap weekend dilakukan, tapi hal ini juga bisa membuat kantongmu bolong. Ada baiknya, sebelum mau pergi, lakukan langkah berhemat dulu dengan survei wisata terdekat yang bisa Anda kunjungi.

Cari tahu informasi tentang lokasi, rute dan harga serta gambaran wisata yang disajikan. Kalau bisa, pilihlah objek wisata yang harga tiketnya terjangkau. Jangan sampai kamu sudah berangkat ke sana dan terkejut karena harga tiketnya yang mahal. Meski harga tiket masuk murah, bukan berarti wisatanya murahan, ya! Banyak yang bagus, kok!

4. Minimalkan Penggunaan Kendaraan Pribadi

Selain memilih tempat wisata yang murah, ada baiknya kamu meminimalkan penggunaan kendaraan pribadi ketika berweekend. Entah itu untuk pergi ke mal, ke taman atau malah benar-benar pergi ke tempat wisata. Cobalah untuk tidak membawa kendaraan pribadi terlebih mobil. Sebab, biaya pengeluaran bisa membengkak untuk bensin dan parkir.

Kamu bisa naik kendaraan umum seperti bus atau malah memanfaatkan aplikasi transportasi daring yang memiliki fitur pembayaran praktis. Pergi bersama-sama menggunakan taksi daring tentu bisa membuat biaya yang dikeluarkan lebih murah. Kamu menerapkan langkah berhemat dengan memanfaatkan promo yang ditawarkan aplikasi transportasi daring tersebut.

Ingin Perbaiki Keuangan Pribadi? Coba Tiru 3 Langkah Ini

uang-elektronik
Uang Elektronik

Pengaplikasian strategi yang dilakukan oleh perusahaan startup tidak hanya berlaku di bidang bisnis saja, tapi dapat juga untuk memperbaiki kondisi finansial Anda.

Dengan menjadikan strategi bisnis startup sebagai acuan dalam mengatur keuangan pribadi, Anda dapat meningkatkan taraf finansial ke arah yang lebih baik.

Penerapan strategi tersebut tentu harus Anda modifikasi sedikit menyelaraskan kebutuhan dari kondisi keuangan pribadi yang dimiliki.

Untuk itu, aplikasikan 3 cara perusahaan startup ini dalam usaha memperbaiki kondisi keuangan pribadi Anda,

1. Memercayakan Hal Penting pada Orang yang Tepat

Hal ini telah disampaikan oleh CEO Appcelerator, Jeff Haynie. Dirinya berpendapat bahwa perusahaan yang baru merintis usaha akan melakukan outsourcing untuk membantu kinerja perusahaan. Alasannya bukan lain adalah untuk menekan pengeluaran perusahaan.

Beriringan dengan penjelasan tersebut, dalam mengatur keuangan, Anda bisa berdiskusi dengan pasangan mengenai tata cara pengelolaannya. Saat pasangan Anda bisa dengan lebih cermat dalam merencanakan anggaran keuangan, Anda dapat membiarkannya untuk mengatur finansial keluarga. 

Dengan demikian, Anda dapat lebih fokus untuk bekerja atau menyelesaikan tugas lain yang ada dalam kehidupan berumah tangga. Jadi, pembagian tugas dalam rumah juga akan menjadi lebih jelas dan terkontrol.

2. Pilih Salah Satu Hal untuk Jadi Fokus Utama

Saat memiliki beberapa masalah keuangan pribadi, memfokuskan diri untuk menyelesaikannya satu persatu akan lebih baik dilakukan daripada berusaha menuntaskannya sekaligus dalam satu waktu.

Pastinya, dalam melakukan hal ini, Anda perlu membuat prioritas dalam penyelesaian masalah tersebut agar tidak ada masalah lain yang ikut muncul saat problem keuangan tidak terselesaikan dengan segera. Sebagai contohnya adalah saat Anda mempunyai beberapa utang atau kredit.

3. Melakukan Kesalahan Adalah Hal Wajar

Kesalahan mengatur keuangan pribadi merupakan hal yang wajar untuk dilakukan. Yang terpenting adalah, saat mengetahui bahwa rencana anggaran tidak berjalan dengan baik, Anda dapat segera mengatasinya dengan cara mengubahnya menjadi lebih baik.

Kesalahan memang hal yang seringkali dilakukan oleh manusia. Untuk itu, ubahlah cara berpikir Anda mengenai keuangan dan usahakan untuk dapat beradaptasi dengan cepat atas perubahan rencana yang telah dibuat.

3 Hal yang Harus Dilakukan Jika Kartu Kredit Hilang

uang-elektronik
Uang Elektronik

Tentu saja, saat menyadari kalau kartu kredit hilang adalah panik. Bayang-bayang kartu tersebut jatuh ke tangan orang tidak bertanggung jawab pun akan selalu menghantui.

Daripada terus-terusan panik, lebih baik lakukan hal berikut ini. Jadi, jangan panik berlebihan yang membuat Anda kalut, segera lakukan ini saat kartu kredit hilang

1. Coba Diingat ke Mana Saja Bepergian Sehari itu

Kartu kredit hilang? Jangan panik dulu. Coba ingat-ingat ke mana saja Anda pergi dalam seharian itu. Mulai dari pertama kali Anda keluar rumah, hingga kembali ke rumah.

Siapa tahu kartunya terjatuh dari saku celana atau tas saat hendak mengambil sesuatu. Kunjungi tempat itu sesegera mungkin agar peluang untuk menemukannya menjadi lebih besar.

Cari di jalanan sekitar, termasuk jalan-jalan kecil (apabila ada) kalau Anda memang melalui jalan tersebut. Apabila tak ketemu juga, bisa lanjut ke pencarian berikutnya.

2. Ingat Transaksi Terakhir

Selain itu, ingat-ingat transaksi kartu Anda terakhir kalinya. Barangkali kartu Anda tertinggal di suatu tempat terakhir kali Anda melakukan transaksi.

Datangi gerai merchant yang terkahir kali Anda melakukan belanja di tempat tersebut menggunakan kartu tersebut. Barang kali saja, kartu tersebut tertinggal di sana.

3. Hubungi Bank dan Minta untuk Memblokir Kartu yang Hilang

Apabila usaha di atas tidak membuahkan hasil, sekarang saatnya untuk menghubungi pihak bank. Laporkan kalau kartu Anda hilang, sehingga bank bisa segera menindaklanjuti masalah tersebut dan langsung melakukan pemblokiran.

Kalau tidak, bisa saja kartu Anda digunakan orang yang tidak bertanggung jawab dan Anda harus menanggung semua tagihan yang tidak Anda lakukan. Semakin cepat laporan diajukan, maka pemblokiran pun akan makin cepat diproses oleh bank.

Laporan bisa Anda sampaikan melalui telepon call center, tidak harus mendatangi kantor cabang atau kantor pusat untuk melaporkan masalah kehilangan yang dialami.

4. Ajukan Kartu yang Baru

Jika kartu lama benar-benar hilang, mau tidak mau Anda harus merelakannya dan menggantinya dengan yang baru. Pembuatan kartu baru bisa dilakukan di bank penerbit lama.

Tapi Anda harus mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi syarat-syarat pembuatan sebagaimana Anda melakukannya saat apply  untuk pertama kalinya. Waktu yang diperlukan untuk pembuatan tidak lama, apalagi kalau Anda melakukannya di bank yang sama.